Kamis, 04 September 2014

Kok Sama

cerpen

kok sama?

author : devika sari

seorang gadis cantik, sedang asyik menulis cerbung di bukunya. dia memang seorang admin di salah satuh fanspage yang khusus buat ngeshare cerpen sama cerbung. 'sakit hati' itu judul cerbung yang ia buat. kini ia mulai menulis isi cerbungnya itu.
isi cerbungnya.
' "sakit hati"
part 2
"hahahahaha emang gitu ya stef?" tanya (namakamu)
"iya, hahahaha" jawab stefie sambil tertawa. tiba-tiba (namakamu) dan stefy melihat seorang lelaki yang mereka kenali. seperti karel, dan perempuan yang bersamanya itu, seperti bella. (namakamu) berjalan menghampiri karel dan bella. dan PLAKK! (namakamu) menampar pipi karel. (namakamu) sangat marah, bagaimana tidak marah. tadi karel membatalkan janjinya untuk mengajak (namakamu) nonton, dengan alasan kakinya sakit karena jatuh dari tangga. tapi apa? dilihatnya kaki karel terlihat biasa-biasa aja. "kamu bohong. kaki kamu gak kenapa-napa, dan kamu malah jalan sama bella" air mata (namakamu) mulai menetes. "(namakamu) aku bisa jelasin" ucap karel. "udah lah, gak ada yang perlu dijelasin lagi. karel emang bohong sama kamu. dia membatalkan janjinya sama kamu demi jalan sama aku. dan harus kamu tahu, karel itu sekarang udah jadi pacar aku. emmh semenjak satu bulan yang lalu. kasian ya kamu, diselingkuhin" ucap bella tersenyum tanpa merasa bersalah. (namakamu) berlari meninggalkan mereka berdua dengan air mata yang terus mengguyur pipinya.
bersambung'
ya, seperti itu lah isi dari cerbung yang gadis itu buat. ada nama 'karel' yang ternyata adalah nama pacarnya sendiri. dan juga di cerbung itu ada nama 'stefie' dan 'bella' sahabat gadis itu. memang di setiap cerbung yang ia buat, selalu ada nama pacar dan sahabatnya. setelah membaca kembali cerbung yang barusan ia buat, gadis itu langsung mengambil laptopnya untuk mengeshare cerbung tadi ke FPnya. 'hahahaha, pasti pembaca nih cerbung bakalan nyesek' ucapnya dalam hati.
"woy" panggil seseorang membuat gadis itu kaget, lalu menoleh ke belakang
"stefie, ngagetin aja" ucap gadis itu.
"kamu lagi buat cerbung lagi ya? aduh (namakamu) dari kemarin terus aja bikin cerbung, sampai-sampai lupa waktu" ucap stefie.
"aku gak lupa waktu, masih jam 8 pagi" (namakamu) melirik jam yang terpajang di dinding kamarnya.
"tapi waktu kamu buat bikin cerbung lebih banyak ketimbang waktu kamu buat karel. nanti karel selingkuh loh" ucap stefie.
"masa karel selingkuh gara-gara aku ngabisin waktu aku buat bikin cerbung. ada ada aja sih kamu" ucap (namakamu).
"iih, bisa jadi kayak gitu. tadi aja aku ngelihat karel lagi jalan sama bella. terus bellanya pake bergelayutan lagi di tangan karel" ucap stefie.
"masa sih?" tanya (namakamu) tidak percaya.
"iya, kalau gak percaya ayo deh ikut aku" stefie menarik lengan (namakamu) supaya ikut dengannya.
***
"tuh lihat, karel lagi jalan sama bella. bella nya pakek bergelayutan di tangan karel lagi" ucap stefie menunjuk karel dan bella.
"iya bener itu karel sama bella, kita samperin yuk" (namakamu) menarik lengan stefie supaya mengikutinya menghampiri karel.
"karel, bella, kalian mau kemana? euh bella kok kamu pegang-pegan tangan karel?" tanya (namakamu) yang kini sudah ada di hadapan karel dan bella.
"emang kenapa kalau aku pegang tangan karel. karel kan pacar aku, emmh sekitar satu bulan yang lalu. hee hee, kasihan ya kamu. pacar kamu selingkuh sama sahabat kamu sendiri" ucap bella sambil tersenyum licik.
'hah? karel selingkuh sama bella? kok sama kayak yang di cerbung yang aku buat?' tanya (namakamu) dalam hati.
"jadi kamu pacaran sama karel dari satu bulan yang lalu, hiks" (namakamu) mulai meneteskan air mata.
"iya. udah lah, jangan so sedih kayak gitu. lagi pula kan lo gak pernah ada waktu buat karel" ucap bella masih memasang senyum licik nya.
PLAKK!! (namakamu) menampar pipi bella. tapi setelah ditampar bella malah tersenyum, tersenyum licik.
"sahabat macam apa kamu bell? kamu selingkuh sama pacar aku, hiks" ucap (namakamu) masih menangis
"sahabat? aku gak pernah nganggap kamu sahabat. kamu aja yang terlalu percaya sama aku dan nganggep aku sahabat. kamu tahu kan dari dulu aku tuh suka sama karel, tapi kamu malah jadian sama karel. udah lah (namakamu), terima aja sekarang kalau karel itu pacar aku. aku gak apa-apa kok cuma jadi selingkuhan karel, yang penting aku bisa ngerasain jadi pacar karel. tapi lebih baik kalau kamu putusin karel, biarin karel bahagia sama aku. lagian karel kayaknya udah gak cinta lagi sama kamu." ucap bella.
(namakamu) berlari meninggalkan karel, stefie dan bella. "(namakamu) tunggu" teriak stefie. tapi (namakamu) terus berlari, air mata (namakamu) masih terus berjatuhan.
***
"aku udah putusin karel, tapi rasa sakit hati itu masih belum hilang. aku masih belum bisa lupain karel" desis (namakamu). lalu (namakamu) tersenyum, sepertinya ia mendapat ide
"aku tahu bagaimana supaya aku bisa ngelupain karel. buat cerbung lagi" (namakamu) mengambil buku yang biasa ia gunakan untuk menulis cerbung. kini ia mulai menulis cerbung di buku itu.
isi cerbung yang ia tulis
' "sakit hati part 3"
(namakamu) tengah membaca buku di kelasnya. tiba-tiba BRAKK!! bella menggebrak meja yang ditempati (namakamu) membuat (namakamu) kaget.
"kamu udah putus kan dari karel, tapi kenapa kamu masih terus SMS-an sama dia" bentak bella.
"aku.." belum sempat (namakamu) menyelesaikan kalimatnya, bella langsung memotongnya.
"awas aja kalau kamu berani SMS-an lagi sama karel. aku akan buat hidup kamu menderita. lebih menderita dari pada diselingkuhin karel kayak kemarin" ancam bella lalu pergi
bersambung'
itu lah isi cerbung yang (namakamu) buat. seperti biasa ia membacanya ulang lalu mengesharenya ke PFnya.
'Drt... Drt... Drt...'
Ponsel (namakamu) bergetar.
'1 message'
'From: karel
'(namakamu), aku minta maaf atas kejadian kemarin. tapi yang dikatakan bella emang benar. aku udah gak cinta lagi sama kamu'
membaca SMS itu, (namakamu) mengeluarkan air matanya lagi. tapi ia mencoba tetap tegar. lalu ia membalas pesan itu.
'To: karel
terserah '
'SEND'
***
(namakamu) sedang makan di sebuah restoran bersama sahabatnya stefie. mereka makan sambil mengobrol, entah apa yang mereka bicarakan. tapi sesekali terdengar suara tawa dari mereka. tiba-tiba BRAKK!! bella menggebrak meja yang ditempati (namakamu) dan stefie. membuat semua pengunjung restoran itu menatap bella dan (namakamu)
"kamu kemarin SMS-an sama karel kan, ya kan?" bentak bella
"aku.." belum sempat (namakamu) menyelesaikan kalimatnya, bella langsung memotongnya.
"kamu kan udah putus dari karel, kenapa masih terus SMS-an sama dia. awas aja kalau kamu berani SMS-an sama karel lagi. lihat aja akibatnya" bentak bella lalu pergi.
(namakamu) masih bengong akan tingkah bella tadi, 'kok bisa sama lagi kayak yang di cerbung' tanyanya dalam hati. stefie mengusap-usap pundak (namakamu).
***
(namakamu) terus mondar-mandir di kamanya. ia masih bingung, kenapa kehidupan nyatanya bisa sama seperti yang di cerbung. apa mungkin ini dosa (namakamu) karena telah membuat pembaca cerbungnya nyesek.
"aku gak bisa biarin ini. ini memang sama percis seperti cerbung 'sakit hati' yang aku buat. mungkin kalau aku segera tamatin tuh cerbung dengan happy ending. aku bisa bahagia lagi" ucap (namakamu). lalu ia segera mengambil bukunya, lalu mulai menulis cerbungnya.
isi cerbung yang ia tulis.
' "sakit hati part 5"
"(namakamu) aku minta maaf, aku udah selingkuhin kamu" ucap karel
"aku juga minta maaf, aku memang bukan sahabat yang baik" ucap bella
"aku udah maafin kalian kok" jawab (namakamu).
"aku mohon (namakamu), kasih aku kesempatan kedua, setelah ini aku janji aku gak akan selingkuh lagi" ucap karel memohon.
"ia (nam..) ini semua salah aku, aku yang menggoda karel. aku mohon, balikan lagi sama karel. aku janji gak akan ganggu hubungan kalian lagi." ucap bella.
"kamu masih sayang sama aku kan?" tanya karel.
BRUKK!! (namakamu) memluk karel. "aku sayang sama kamu, aku mau kok balikan sama kamu lagi. asalkan kamu janji, jangan selingkuh lagi" (namakamu) masih memeluk karel.
"aku janji" ucap karel.
tamat'
begitulah isi cerbung yang (namakamu) tulis. ia kembali mengambil laptopnya, dan mengeshare cerbung itu ke FPnya. banyak pembaca cerbung (namakamu) yang kecewa karena tiba-tiba tamat. tapi mungkin jika begini, karel akan minta maaf padanya seperti yang di cerbung.
ting tong ting tong, bell rumah berbunyi menandakan ada tamu yang datang. (namakamu) tidak menghiraukan suara bell itu. biar saja pembantunya yang membukakan pintu.
ting tong ting tong ting tong, suara bell itu terdengar lagi. kemana pembantunya? kenapa iatidak membukakan pintunya. dengan langkah gontai (namakamu) melangkahkan kakinya ke pintu utama. setelah berada di depan pintu, iapun membuka pintu itu.
"karel" pekik (namakamu), kaget melihat karel tiba-tiba datang ke rumahnya.
'pasti dia mau minta maaf, sama seperti yang di cerbung' pikirnya
"aku masuk ya" karel langsung memasuki rumah (namakamu) sebelum (namakamu) mempersilahkannya masuk. karel langsung duduk di sofa yang berda di sana. (namakamu) menutup pintunya lalu melangkah menghampiri karel.
"mau apa ke sini?" tanya (namakamu).
"aku kesini, aku ingin minta maaf. maafin aku (namakamu), maaf karena aku udah selingkuh sama bella. kamu mau kan maafin aku? kamu mau kan kasih aku kesempatan kedua? kamu mau kan balikan lagi sama aku?" tanya karel bertubi-tubi.
(namakamu) tersenyum, 'tuh kan bener, sama kayak yang di cerbung' ucap (namakamu) dalam hati.
"aku mau kok, aku masih sayang sama kamu" (namakamu) memeluk karel.
"kamu pasti bingung ya, kenapa ini semua sama kayak yang di cerbung yang kamu buat" ucap karel, membuat (namakamu) melepaskan pelukannya.
"maksud kamu?" tanya (namakamu).
PROK PROK PROK, karel menepukan tangannya "MASUUK" teriak karel.
lalu datang bella dan stefie membawa kueh bolu yang ditengahnya ada lilin berbentuk angka '16'
"Happy birth day (namakamu)
happy birth day (namakamu)
happy birth day happy birth day
happy birth day (namakamu)" stefie dan bella bernyanyi sambil melangkahkan kakinya menghampiri (namakamu).
"kamu pasti bingung kan, kenapa ini semua sama kayak yang di cerbung. hahaha, karel sama bella ngerjain kamu tahuu" ucap stefie sambil terkekeh.
"hahahaha" bella tertawa.
"jadi, ini semua buat ngerjain aku di hari ulang tahun aku?" tanya (namakamu).
stefie, karel dan bella mengangguk.
"kamu ini bener-bener ya, ngerjain aku sampai kayak gini, kamu tahu gak? aku gak tidur semalaman karena nangisin kamu" (namakamu) menangsi sambil memukul-mukul dada karel.
"(namakamu) jangan nangis, dan jangan marah sama karel atau sama aku. kalau mau marah, marah aja ke stefie. dia yang punya idenya" ucap bella.
"stefie, jadi kamu" ucap (namakamu).
"hahahahahahahahah" stefie malah tertawa.
"bener-bener ya kalian" ucap (namakamu).
"(namakamu), ekting aku bagus ya?" tanya bella.
"bagus, bagus banget. sampai aku gak sadar kalau kalian ngerjain aku" jawab (namakamu).
"iya lah, aku kan calon aktris gitu" ucap bella.
"ya udah, tiup dulu lilinnya" perintah stefie.
"fuuuh" (namakamu) meniup lilin ulang tahunnya.

@devika_sari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar